Apel Gabungan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) yang digelar pada Senin, 30 September 2024, menyajikan suasana yang berbeda dan penuh emosional. Apel tersebut bukanlah apel biasa, melainkan momen spesial dalam rangka melepas Menteri Desa PDTT masa bakti 2019-2024, Abdul Halim Iskandar, atau yang akrab disapa Gus Menteri. Hari itu merupakan hari terakhir Gus Menteri berkantor di Kalibata, Jakarta Selatan, sebelum resmi dilantik sebagai Anggota DPR RI untuk periode 2024-2029.

Sejak pukul 07:45 WIB, seluruh pegawai Kementerian Desa PDTT sudah rapi berbaris di lapangan upacara, mengenakan busana semi-formal dengan atasan putih dipadukan bawahan jeans, menciptakan suasana yang lebih santai tetapi tetap formal. Seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi (Pimti) di lingkungan Kementerian Desa PDTT terlihat menempati tempat khusus di atas podium, berdiri dengan khidmat untuk mengikuti jalannya apel. Di sisi selatan lapangan, berdiri sebuah panggung kecil yang digunakan sebagai pusat kegiatan selama apel berlangsung.

Acara ini menjadi spesial bukan hanya karena kehadiran Gus Menteri, tetapi juga karena penghargaan-penghargaan simbolis yang diserahkan kepada beberapa unit kerja yang berprestasi dalam berbagai bidang. Gus Menteri menyerahkan penghargaan untuk prestasi di bidang kearsipan, penilaian kinerja, dan pelaporan Barang Milik Negara (BMN). Ini merupakan wujud apresiasi atas kerja keras dan dedikasi para pegawai dalam mendukung visi dan misi Kementerian Desa PDTT selama kepemimpinan Gus Menteri.

Selain itu, momen yang paling mengharukan terjadi ketika seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, yang dipimpin oleh Wakil Menteri Desa PDTT, Paiman Raharjo, menyerahkan cenderamata sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan bagi Gus Menteri. Cenderamata yang diserahkan bukan sembarang hadiah, melainkan sebuah karikatur wajah Gus Menteri Abdul Halim Iskandar yang dilukis dengan menggunakan susunan nama-nama desa di seluruh Indonesia. Karikatur ini melambangkan dedikasi Gus Menteri dalam memperjuangkan kemajuan desa-desa di Indonesia selama masa kepemimpinannya.

Apel Gabungan ini ditutup dengan sesi foto bersama yang diadakan secara bergiliran, di mana setiap unit kerja eselon I (UKE I) mendapatkan kesempatan untuk berfoto bersama Gus Menteri di atas panggung. Foto ini akan menjadi kenangan indah bagi setiap pegawai, mengingat peran penting Gus Menteri dalam membimbing dan memimpin Kementerian Desa PDTT selama lima tahun terakhir.

Di bawah kepemimpinan Abdul Halim Iskandar, Kementerian Desa PDTT telah mengalami banyak kemajuan, terutama dalam hal pembangunan desa dan pengentasan kemiskinan di daerah-daerah tertinggal. Berbagai program inovatif, seperti Dana Desa dan penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), telah menjadi tonggak keberhasilan dalam mengangkat taraf hidup masyarakat desa. Jejak kepemimpinan Gus Menteri yang penuh dengan inovasi dan komitmen dalam mengembangkan desa-desa di Indonesia tentu akan selalu dikenang oleh seluruh pegawai dan masyarakat.

Kini, tugas Gus Menteri di Kementerian Desa PDTT telah berakhir, namun kontribusinya untuk negeri masih akan terus berlanjut melalui peran barunya sebagai Anggota DPR RI. Semoga di tempat baru, beliau tetap mampu memberikan karya-karya besar yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara, terutama dalam bidang pembangunan desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi yang menjadi fokus utama pengabdiannya selama ini.

Dengan berakhirnya apel ini, Gus Menteri meninggalkan Kementerian Desa PDTT dengan banyak kenangan, karya, dan dedikasi yang tak terlupakan. Seluruh pegawai dan pimpinan Kementerian mengucapkan selamat jalan dan berharap yang terbaik untuk masa depan Abdul Halim Iskandar di panggung legislatif yang baru. Semoga perjalanannya di DPR RI akan membawa manfaat yang lebih besar bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama mereka yang tinggal di desa-desa yang selama ini menjadi perhatian utamanya.